Une erreur est survenue dans ce gadget

jeudi, mars 01, 2012


Institut Francais Indonesia mempersembahkan :


Jazz Franck Amsallem
Sabtu,
3 Maret 2012, 07:30 PM
A solo concert of Franck Amsallem


@ Langgeng Art Foundation | Gallery 2
Jl. Suryodiningratan No.
37


***

Tiket gratis sudah bisa didapatkan di IFI-LIP Yogyakarata, Jl Sagan 3 telp 0274 566520

setiap hari mulai jam 10.00-19.00

***




Jogja akan kedatangan pianis terkemuka Franck Amsallem yang sudah mengiringi musisi-musisi besar jazz seperti Gerry Mulligan dan Harry Belafonte. Melintasi atlantik sebelum akhirnya ia meluncurkan komposisi jazznya sendiri. Franck Amsallem jazzman serba bisa dan tidak lekang oleh waktu, kali ini ia menambah diskografinya dengan “Amsallem sings” yang elegan. Sebuah album penuh kelembutan dan ketajaman rasa dimana ia sendiri sambil bermain piano, menyanyikan lagu-lagu popular Amerika yang legendaris.

Acara ini terselenggara atas dukungan Institut Francais Indonesia-LIP Yogyakarta-Goethe Institut dan Langgeng Art Foundation.



-------------------------------------------------------------------------------------

http://www.wartajazz.com/review/2012/02/29/franck-amsallem-amsallem-sing/

Pianis sekaligus sebagai seorang vokalis di dunia jazz sudah tidak asing lagi, banyak contoh puanis yang sukses juga sebagai seorang vokalis, misalnya Nat King Cole, Harry Connick Jr., Diana Krall, Eliane Elias dan masih banyak lagi daftarnya. Bahkan tidaks edikit yang kemudian malah sukses dan lebih dikenal sebagai seorang vokalis daripada pianis. Franck Amsallem pianis dari Perancis ini di albumnya “Amsallem Sing” sesuai dengan judul albumnya dia selain bermain piano juga menyanyi, dan komposisi-komposisi jazz standard menjadi pilihannya di album ini.
Meskipun komposisi-komposisi jazz standard sering dimainkan oleh banyak musisi, tapi selalu menjadi tantangan untuk menginterpretasinya dan mencoba mencari “soul” dan “alternative” untuk “mengulik” progresi-progesi chordnya. dua belas komposisi-komposisi jazz standard yang cukup popular dipilih Franck untuk dimainkan dan dinyanyikan di album ini, diantaranya “Come Rain or Come Shine” , “The Song is You”, “I Concentrate on You”, “Willow Weep for Me”, “But Beautiful”, “I’m Old Fashioned” dan yang menarik semuanya dibawakan dengan gaya ballad, ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi seorang musisi jazz untuk dapat memainkan sebuah komposisi gaya ballad dengan rapi dan tentu saja “perfect”. Meskipun terdengar dibawakans ecara sederhan tapi beberapa lagu cukup emnarik untuk disimak, misalnya ““Willow Weep for Me” yang warna bluesnya cukup menonjol di perlihatkan oleh Franck, atau sebuah lagu yang dibawakan solo piano “In My Solitude” yang seolah gabungan gaya Thelonious Monk dan Bill Evans bersimbiosis dalam waktu yang singkat, hanya dimainkan dalam waktu 1:09 menit, tapi sudah mencakup semua “intinya”. Vokal dari Franck mungkin tidak bsia dibilang “merdu” , mungkin tidak seperti Nat King Cole ataupun Harry Connick Jr. , tapi mengingatkan pada apa yang dilakuakn Chet baker saat menyanyi, dia bisa menemukan moment yang pas antara vokal dan permainan musiknya dan gaya ballad memang pas untuk gaya bernyanyi seperti yang Franck lakukan, mungkin dari judul albumnya-pun mengingatkan pada album Chet Baker yaitu “Chet baker Sing” , seperti ada kesamaan “soul” dan “jalan” yang ditempuh keduanya. Secara keseluruhan album ini menajdi album yang bsia dinikmati, mungkin akan terdengar sederhana tapi coba salami lagi dan anda akan mendapatkan sesuatu yang lebih. (aji/wartajazz)

Aucun commentaire: