Une erreur est survenue dans ce gadget

jeudi, novembre 29, 2007

CiNE DECEMBRE : L'ECOLE POUR TOUS

Fête des enfants / Fête du rire
Pesta anak-anak / Pesta gelak tawa




3 décembre | Desember : 15.00
5 décembre
| Desember : 19.00

L’ECOLE POUR TOUS

Eric Rochant | 2006 | 95 min | français avec sous titres en anglais | Bahasa Prancis dengan teks Inggris

Jahwad a trente ans, Bac moins huit et quatre redoublements à son actif. Il est recherché par la police et sa famille ne le supporte plus. Un jour, une occasion inespérée lui est offerte, celle de retourner au collège. Après tout, c'est bien le collège : il y a de l'ambiance, on y apprend des tas de mots, les filles sont jolies, les camarades sont sympathiques et les policiers absents. Jahwad a pris la place du prof...

Jahwad berusia 30 tahun, SMA saja tidak lulus dan pernah nunggak empat kali semasa aktif. Ia menjadi buronan polisi dan keluarganya sudah tidak mau menerimanya lagi. Suatu hari, sebuah kesempatan yang tidak terduga berada dalam genggamannya, kembali ke sekolah. Lalu, begitulah sekolah : ada nuansa khas, belajar kata-kata, banyak gadis cantik, rekan-rekan yang simpatik dan lolos dari polisi. Jahwad menjadi guru…

mardi, novembre 27, 2007

MOiS DE LA PHOTO : ATELiERS & DiSCUSSiON

MOIS DE LA PHOTO | BULAN FOTO 2007



1-2 décembre | Desember 2007

Ateliers avec | Workshops dengan Wilfrid Rouff

« Trajet, Pause, Rencontre, Pose »

« Perjalanan, Jeda, Pertemuan, Pose »

Wilfrid Rouff, photographe découvert à Yogyakarta avec ses photographies de mode lors du Printemps Français 2007 (Voir Voilà 16) guidera pendant deux jours 8 jeunes photographes en herbe dans un périmètre défini autour du Kraton.

« Trajet, Pause, Rencontre, Pose » formera la trame de cet itinéraire photographique articulé autour d'histoires de vies de Yogyakarta dans le quartier historique de la capitale culturelle de Java.

Wilfrid Rouff, fotografer yang dikenal di Yogyakarta lewat Fotografi Modenya di acara Musim Semi Prancis 2007 (Lihat majalah Voilà 16) akan membimbing 8 fotografer muda berbakat di suatu daerah sekitar Kraton selama dua hari.

« Perjalanan, Jeda, Pertemuan, Pose » akan membangun plot rute perjalanan fotografis yang dititikberatkan pada seputar sejarah kehidupan Yogyakarta di kawasan bersejarah di ibukota kebudayaan Jawa.

5 décembre | Desember 2007 : 15.00

Discussion publique avec | Diskusi publik dengan Wilfrid Rouff

"Photographer or Photoshoper?"

LIP auditorium : GRATiS

Pembicara: Wilfrid Rouff, Fotografer Prancis & Johny Hendarta, Fotografer

Respondent: FG Pandhuagie, Fotografer

Moderator: Mie Cornoedus, Fotografer/desainer


vendredi, novembre 23, 2007

JAZZ : PiERRiCK PEDRON


PiERRiCK PEDRON

QUARTETTE DU SAXOPHONiSTE

LIP auditorium : GRATiSSS

26 November 2007 : 19.30

Tiket habis !!!

Tapi,,, Anda tetap bisa nonton melalui layar di luar !!!




3rd Yogyakarta International Videoworks Festival


3rd Yogyakarta International Videoworks Festival

29 & 30 November 2007

15.00 – 22.00

LIP auditorium

lundi, novembre 19, 2007

20 NOVEMBER : 2 ACARA DI LIP!!!

2 Acara Selasa 20 November 2007 dengan LIP !

20 novembre | November 2007 : 9.00 : GRATIS

Gedung PAU (Pusat Administrasi Universitas) UIN Sunan Kalijaga, lantai I :

Pembicara: Mohsen Ismail, Prancis

Pluralisme religieux, relation entre Etat et religion | Pluralisme agama, hubungan antra Negara dan Agama

(Langues française et indonésienne | Bahasa Prancis & Indonesia)

Mohsen Ismail adalah Dosen di Universitas Rennes 2 dan peneliti pada pusat penelitian GREMMO (Kelompok Riset dan Pengkajian tentang Kawasan Mediterrannée dan Timur Tengah). Doktor Ilmu Agama dari Universitas Zitouna, Tunisia dan lulusan dalam bidang sejarah dan Kajian Islam dari Universitas Paris 1 dan Paris IV, ia memiliki latar belakang pendidikan tradisional dan modern. Ia telah menulis banyak artikel ilmiah dan berpartisipasi pada berbagai konferensi internasional baik di Prancis maupun di luar negeri. Poros penelitannya mencakup bidang seperti kekuasaan religius di dunia Arab dan interaksi antara politik dan agama.

Modérateur | Moderator : Dr. Muhammad Machasin, Prof. of History of Islamic Cultures and former Dean of Faculty of Adab/Letters, UIN Sunan Kalijaga; Vice Head of Consultative Board (Wakil Rois Syuriah) of Nahdlatul Ulama, Yogyakarta

20 novembre | November 2007 : 19.30 : GRATIS

Dalam Mois de la Photo | Bulan Foto 2007

LIP galerie & auditorium : Pembukaan Pameran OVERLOAD (Mes56) / Starring Dubyouth vs Viva Los Amigos

Dalam bahasa Indonesia bisa diartikan kelebihan beban, kelebihan muatan, daya tampung, dsb. Representasinya bisa mencakup segala aspek, lingkungan sosial, politik, maupun budaya. Semuanya secara perlahan (tapi pasti) telah mencapai ambang batas kewajaran, bergerak melebihi volume yang semestinya, melampaui kapasitas dari sistem yang berlaku. Teknologi dan percepatannya arus informasi bergerak dalam waktu yang bersamaan.

Ini bukan lagi hanya masalah modernisme atau budaya urban. Ini hanya pemandangan biasa, yang sering kita lihat.

www.mes56.com

Pameran OVERLOAD (MES 56)

Dalam Mois de la Photo | Bulan Foto 2007

LIP galerie

21 November - 3 Desember 2007 (Senin-Jumat : 10.00-19.00)







Photo (c) Angki Purbandono

jeudi, novembre 15, 2007

CiNE NOVEMBRE : MOiS DE LA PHOTOGRAPHiE

Mois de la Photographie
Bulan Fotografi




19 novembre | November : 15.00
21 novembre | November : 19.00
28 novembre | November : 19.00

Satyajit Ray négatifs

Bo Van der Werf | documentaire | 2005 | 52 min | Anglais/Bengali avec sous titres en français | Bahasa Inggris/Bengali dengan teks Prancis

www.neonrouge.com

Satyajit Ray Negatives explore les contours de la fascination obsessionnelle d’un photographe pour son sujet unique: Satyajit Ray, l’un des plus grands réalisateurs indiens. Le film suit Nemai Ghosh, le photographe personnel de Ray et ses souvenirs du Master. Une aventure de 90 000 photographies va alors commencer (photo © Satyajit Ray)

Satyajit Ray Negatives mengeksplorasi kekaguman seorang fotografer kepada subjek tunggalnya : Satyajit Ray, salah satu sutradara terbesar di India. Film ini mengikuti Nemai Gosh, fotografer pribadi Ray dan kenangan-kenangannya tentang sang Master. Suatu petualangan yang berisi 90 000 foto akan segera dimulai. (photo © Satyajit Ray)

Bonus !

2 Courts métrages du Festival International de Courts Métrages de Clermont Ferrand
2 film pendek dari Festival Film pendek Internasional Clermont Ferrand

Ma mère, histoire d’une immigration

Farida Hamak | 2006 | 15 min | Français | Bahasa Prancis

C'est en 1977, à travers son appareil photo, que Farida Hamak redécouvre l'Algérie. La même année, elle commence à photographier sa famille installée en France, sans savoir qu'un jour elle en ferait un livre : "Ma mère" ou l'émouvante histoire d'une femme kabyle, partagée entre ses origines et sa nouvelle vie. Le film vidéo constitué de photographies, a été réalisé par Félipé Canales, à partir du livre "Ma mère, histoire d'une immigration".

Tahun 1977, melalui peralatan fotografinya, Farida Hamak menghadirkan kembali Aljazair. Di tahun yang sama, ia mulai mengabadikan keluarganya yang tinggal di Prancis, tanpa mengetahui bahwa suatu hari ia akan membuat buku tentang itu, yaitu “Ibuku” atau kisah mengharukan tentang seorang perempuan Kabyle, yang terpecah antara asal-usulnya dan kehidupan barunya. Film video yang terdiri dari foto-foto ini disutradarai oleh Félipé Canales, berdasarkan buku “Ibuku, kisah suatu imigrasi”.

Den Sista hunden i Rwanda

(The last dog of Rwanda)

Jens Assur | 2006 | 30 min | Suédois avec sous titres en anglais | Bahasa Swedia dengan teks Inggris

Comme beaucoup de petits garçons, David est fasciné par la guerre. Il fait des maquettes en plastique de véhicules militaires et des jeux de guerre avec ses amis. À l'âge de 24 ans, il devient photographe de guerre.

Seperti kebanyakan anak laki-laki, David sangat tertarik pada perang. Ia membuat maket-maket kendaraan militer dari plastik dan bermain perang-perangan dengan teman-temannya. Di usia 24 tahun, ia menjadi fotografer perang.

vendredi, novembre 09, 2007

NZTRIO



nztrio

avec | dengan Wayan Yudane

Music of Jack Body & Ravel

16 November 2007 : 19.30

LIP auditorium : GRATiS

EUROPE ON SCREEN


Europe on Screen
di Yogyakarta

Semua film ditayangkan gratis di Auditorium LIP dengan teks bahasa Inggris

13 November 2007 : 16.00

Les Mauvais Joueurs
(Frédéric Balekdjian, 2005, 85 min, Bahasa Prancis dengan teks bahasa Inggris)

Vahé, Sahak, dan Toros menjalankan bisnis permainan bonneteau di jalanan kota Paris. Mereka adalah orang Prancis keturunan Lebanon. Vahé juga bekerja dengan ayahnya, penjual pakaian dan jatuh cinta pada Lu Ann, seorang Prancis keturunan China, yang menghancurkan bisnis mereka. Vahé ingin memperbaiki keadaan: dengan Lu Ann, dengan bisnis ayahnya, dan dengan Yuen, adik laki-laki Lu Ann, yang sedang berada dalam masalah besar dan berhutang pada geng yang mengatur keberangkatan mereka dari China. Vahé mencoba menjadi ayah bagi Yuen, mengajarinya etika kerja. Ketika Yuen dengan tidak sabar membuat hidupnya berada dalam resiko yang membahayakan, Vahé mencoba menyelamatkannya. Apakah dorongan dan harapan yang membuat Vahé ingin mati di jalanan kota Paris?

13 November 2007 : 18.30

Filantropica
(Nae Caranfil, 2002, 110 min, Bahasa Rumania dengan teks Inggris)

Film “Filantropica” karya Nae Caranfil adalah sebuah komedi tentang seseorang yang berusaha hidup di atas kapasitasnya. Ovidiu adalah seorang guru dan penulis yang sedang berjuang, yang masih tinggal dengan orang tuanya. Dia jatuh cinta pada Diana, kakak dari salah satu muridnya. Untuk membuatnya terkesan, sang guru setuju untuk menipu, yang merupakan ide Pepe yang jahat. Penipuan ini berlangsung dengan cara Ovidiu berpura-pura telah menikah dengan Miruna. Tapi inti cerita sebenarnya adalah komedi situasi yang segar.

13 November 2007 : 20.30

Kalteva Torni / The Leaning Tower
(Timo Koivusalo, 2006, 96 min, Bahasa Finlandia dengan Teks Inggris)

“The Leaning Tower” adalah sebuah film tentang perubahan, ketika mimpi menjadi memori..Ada 5 milyar orang di dunia ini dan banyak yang bertahan hidup. Ini kisah salah satu dari mereka. Apa yang terjadi pada 2 kepribadian yang hidup dalam 1 orang, tetapi hanya salah satu dari mereka yang sadar akan kehadiran pribadi lain.

Seorang laki-laki baik hati yang menderita gangguan kepribadian, membangun menara miring dari bilah-bilah kayu di taman sebuah RSJ. Seorang perempuan tua, mantan balerina yang pernah pentas keliling di panggung-panggung Eropa dan ingin melihat mimpi masa mudanya, dalam usaha mencari masa lalu, berjanji pada cucu perempuannya untuk melihat Menara Pisa di Italia. Ketiga orang ini melakukan perjalanan luar biasa yang membuat mereka bertemu di tengah benua Eropa.

14 November 2007 : 16.00


Rozhovor S Nepriatel’om / Meeting the Enemy

(Patrik Lancaric, 126 min, 2006, Bahasa Slovakia dengan teks Inggris)

Inti dari kisah dramatis film yang didasarkan pada novel Leopold Lahola adalah pencarian prinsip humanisme. Cerita berlangsung hanya satu hari di akhir Perang Dunia Kedua di daerah dingin tertutup salju ketika tentara Jerman mengawal tawanan dengan perintah untuk menembaknya. Film ini menggunakan alur waktu yang sama sekali modern. Editing dinamis menggabungkan gambar-gambar asli dari perang, dikonfrontasikan langsung dengan cerita tentang akhir Perang Dunia Kedua.

14 November 2007 : 18.30

L'île de Black Mor / Black Mor’s Island

(Jean-François Laguionie, 85 min, 2004, Bahasa Prancis dengan teks bahasa Inggris)

Kid, seorang pekerja keras berusia 15 tahun, mencuri sebuah peta yang menjanjikan terbukanya lokasi harta karun pembajak Mor hitam. Bersama krunya –McGregor, Beanpole, Taka dan Jim, seekor monyet— Kid dengan susah payah mendapatkan sebuah kapal dan setelah itu, ia segera mengarungi lautan.

14 November 2007 : 20.30

Herkes Kendi Evinde / Away from Home
(Semih Kaplanoglu, 110 min, 2001, Bahasa Turki/Rusia dengan teks Inggris)

Saat Nasuhi kembali ke kampung halamannya yang telah ia tinggalkan beberapa tahun lalu, kemenakannya yang masih muda - Selim, terpilih sebagai pemenang lotere untuk menjadi warga negara Amerika, mulai menjalani hidup barunya. Olga, seorang gadis Rusia melarikan diri dari rumah untuk mencari ayahnya yang telah lama pergi, seorang kapten kapal. Lalu, ketiganya bersama-sama menyeberang ke Kota Aegean, yang telah ditinggalkan oleh Nasuhi 50 tahun yang lalu. Bagi Selim, rumah itu adalah satu-satunya harta yang ia miliki untuk tinggal di Amerika. Selim harus membuat keputusan apakah dia akan menjual warisannya di Turki, atau meninggalkannya untuk Nasuhi, yang sangat membutuhkan rumah tersebut.

+++ Bonus di Kinoki (jl Suroto 20, Kotabaru):

15 November : 19.30 : GRATIS

Blue Bird
(Mijke de Jong, 79 min., 2004, Bahasa Belanda dengan teks bahasa Inggris)

Merel, gadis berumur 12 tahun, sering mengalami pelecehan dari kawan-kawan sekolahnya. Ia menjadi kambing hitam dan korban permainan kekuasaan teman-temannya. Di rumah ia menutupi hal itu terhadap keluarganya. Makin sering pelecehan itu terjadi, Merel kehilangan masa kanak-kanaknya dan ia menjadi pribadi yang keras.